Dari ruangan yang sebelumnya digunakan oleh Kepala Yayasan berinisial IWD, polisi menemukan total 995 pucuk senjata. Selain itu, petugas juga menemukan amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD bermuatan pornografi, serta barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja.
Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat pada Selasa (15/7/2026). Penyidik kemudian membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal dan pengembangan penyelidikan.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul seluruh senjata dan barang lain yang ditemukan, termasuk pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanannya di lingkungan sekolah.(Vinolla)
