Melalui amanat Presiden, Menpora Erick mengungkapkan kebanggaannya setiap kali melihat antusiasme masyarakat saat mendukung Tim Nasional Indonesia. Momen tersebut dinilai ampuh meluruhkan berbagai perbedaan.
”Setiap kali Tim Nasional Indonesia bertanding, kita melihat merah putih mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia. Tidak ada lagi perbedaan suku, agama, daerah, maupun latar belakang; yang ada hanyalah satu identitas: Indonesia. Jutaan rakyat menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh kebanggaan. Mereka berdiri, berdoa, dan berharap Garuda membawa nama bangsa semakin tinggi. Di situlah kita melihat bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga. Sepak bola adalah kekuatan yang mempersatukan bangsa, sekaligus memperkuat rasa cinta pada tanah air,” ujar Menpora Erick.
Membangun sepak bola Indonesia, lanjutnya, adalah ikhtiar untuk menjaga kehormatan bangsa, mengangkat martabat negara di mata dunia, dan mewariskan kebanggaan bagi generasi mendatang.
”Saudara-saudara, pemerintahan yang saya pimpin memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung kemajuan sepak bola nasional. Saya telah meminta Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI menyusun blueprint Tim Nasional Indonesia menuju Piala Dunia 2030 sebagai arah pembangunan sepak bola Indonesia secara berkelanjutan,” bacanya.
