Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Laju Evakuasi Medis di Jalur Gaza Sangat Lambat, WHO Desak Israel
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Laju Evakuasi Medis di Jalur Gaza Sangat Lambat, WHO Desak Israel
Internasional

Laju Evakuasi Medis di Jalur Gaza Sangat Lambat, WHO Desak Israel

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 03 Jan 2025, 08:35
Share
2 Min Read
Evakuasi Medis di Jalur Gaza
Ilustrasi - Laju evakuasi medis di jalur Gaza sangat lambat, WHO desak Israel. (Istimewa)
SHARE

IPOL.ID – Konflik di Gaza, yang dimulai pada Oktober 2023, telah menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur kesehatan di wilayah tersebut. Rumah sakit dan fasilitas medis sering kali menjadi target serangan, dan banyak tenaga medis serta pasien terluka. Hal ini mengakibatkan kesulitan dalam memberikan perawatan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Jumat (3/1/24), mendesak Israel untuk mempercepat proses evakuasi medis dari Gaza.

Dalam unggahannya di platform X, Tedros menyatakan bahwa: “Laju evakuasi masih sangat lambat.” Ia mengingatkan bahwa sejak Oktober 2023, hanya ”5.383 pasien yang telah dievakuasi dengan dukungan WHO, termasuk hanya 436 pasien sejak penutupan perlintasan Rafah.”

Tedros menekankan bahwa lebih dari 12.000 orang masih membutuhkan evakuasi medis. “Dengan kecepatan seperti ini, diperlukan waktu 5-10 tahun untuk mengevakuasi semua pasien dalam kondisi kritis, termasuk ribuan anak-anak. Selama waktu tersebut, kondisi mereka semakin memburuk, dan sebagian meninggal dunia,” tegasnya.

12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Evakuasi Medis di Jalur Gaza, WHO Desak Israel
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ilustrasi. Foto: TP Moan Simanjuntak Modus Korupsi di Disbud Jakarta, Gunakan Foto Penari Cair Rp15 Miliar
Next Article hujan Jakarta Diprediksi Hujan Ringan Siang hingga Malam Hari Ini

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi Tanda Zodiak. Foto: Istock @bymuratdeniz
Gaya hidup

12 Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 9 Mei 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan

Hukum
KPK Periksa Pihak Len Railway Systems Terkait Korupsi di DJKA Kemenhub
08 May 2026, 20:45
Telkom
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini
08 May 2026, 22:12
Jakarta Raya
Penataran Pelatih Anggar DKI 2026: Ghozi Zulazmi: Anggar siap Mendukung Target KONI DKI menjadi Juara Umum di PON 2028
08 May 2026, 21:52
Headline
Terjerat Kasus Korupsi, 2 Mantan Menhan China Divonis Hukuman Mati
08 May 2026, 20:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?