IPOL.ID-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak semua pihak untuk tidak meremehkan keberadaan sektor industri kerajinan tangan. Pasalnya, sektor tersebut dinilai mampu menopang pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Dari anggaran APBD ini penyumbang terbesar 60 persen adalah UMKM, di antaranya kerajinan. Nah inilah kira-kira harapan saya tidak menganggap remeh, underestimate kerajinan. Karena itu penyumbang [pendapatan asli daerah] luar biasa,” ujar Mendagri saat menutup Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di halaman Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (11/7/2025).
Mendagri menjelaskan, peran sektor swasta, termasuk kerajinan tangan, cukup sentral. Pasalnya, jika sektor tersebut telah beroperasi dengan baik, maka daya beli masyarakat akan menguat dan konsumsi rumah tangga akan meningkat. Dengan begitu, ikhtiar tersebut dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
