IPOL.ID-Persiapan timnas U-17 yang disiapkan untuk Piala Dunia menuai sorotan. Pasalnya, cara perekrutan pemain abroad ditengarai tidak sesuai prosedure.
Informasi yang diperoleh, pemain abroad atau naturalisasi yang disodorkan oleh Para Agency ke timnas U17 yang dibesut Nova Arianto sebenarnya tidak dalam kondisi ideal atau kualitas pemain rata-rata tidak terlalu istimewa.
Misalnya, salah satunya pemain abroad yang diminta bergabung saat yang bersangkutan sedang berlibur. Selain itu, pemain tersebut kelahiran 2010 yang notabene bukan tahunmya si Pemain untuk tampil di piala dunia U17 Tahun.
Walaupun pemain yang dipanggil dengan tahun kelahiran 2009 dan 2010 ini memang di proyeksikan untuk tampil di ajang kualifikasi piala asia tahun depan, hal ini tentu membuat proses seleksi timnas U17 yang berlangsung di bali ini jadi kurang optimal.
” Kalau cara perekrutan pemain abroad seperti ini, bagaimana dengan proses scouting dan analisis untuk dinyatakan bisa masuk tim. Lalu bagaimana
Dengan role Simon yang dinyatakan sebagai “Head Scouting” untuk Timnas. Faktanya simon tidak menjalankan tugas dan perannya senagai tim scouting usia muda. Justru slot naturalisasi yang gak jelas dan tanpa proper analisis dari Scouting under Simon, datang tiba tiba dari para agency yang mencari keuntungan,”papar sumber tersebut.
