IPOL.ID- Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia (Ketum Garuda), Nofalia Heikal Safar, menanggapi polemik insiden kasus keracunan massal dalam program MBG diluncurkan pemerintah sebagai langkah strategis untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak pelajar di tanah air.
Perempuan Pemilik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Nofalia Heikal mengharapkan agar kejadian (keracunan massal-red) itu tidak terulang lagi di kemudian hari.
“Harapan saya ke depan semoga tak ada lagi Dapur-dapur MBG yang bermasalah hingga mengakibatkan keracunan pada anak-anak pelajar,” kata Nofalia Heikal, Pemilik Dapur MBG Jatiasih, Kota Bekasi, saat dihubungi awak media di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (23/7/2025).
“Apalagi setelah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merilis data temuan di lapangan hingga pertengahan Juli 2025 ini, tercatat ada 17 kejadian luar biasa yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia,” tambah Nofalia.
Lebih lanjut, Nofalia mencontohkan bahwa dalam menjalankan seluruh Program Strategis Nasional yang ditetapkan berdasarkan arahan langsung Presiden Prabowo, salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis diperlukan pengelolaan yang profesional.
