IPOL.ID – Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza terus memburuk. Rumah sakit di Gaza pada Sabtu (26/7) mencatat lima kematian baru akibat kelaparan dan malnutrisi dalam 24 jam terakhir.
Dengan tambahan ini, total korban tewas akibat kelaparan sejak Oktober 2023 telah mencapai 127 jiwa, termasuk 85 anak-anak, demikian pernyataan dari otoritas kesehatan di Gaza.
Di tengah situasi yang memburuk, Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, menyerukan solusi politik untuk mengatasi kelaparan yang ia sebut sebagai “buatan manusia”.
“Kelaparan buatan manusia hanya dapat diatasi dengan kemauan politik,” tulisnya di X, dilansir Xinhua, Minggu (27/7).
“Buka blokade, buka gerbang, jamin pergerakan aman dan akses yang layak bagi orang-orang yang membutuhkan,” kata Lazzarini, menambahkan bahwa badan tersebut kini memiliki setara dengan 6 ribu truk di Yordania dan Mesir yang menunggu lampu hijau untuk masuk ke Gaza.
Sementara itu kantor berita resmi Palestina, WAFA melaporkan setidaknya 47 warga Palestina, termasuk 17 pencari bantuan, tewas akibat serangan Israel di seluruh Gaza pada Sabtu.
