IPOL.ID – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menempati posisi kedua di dunia dalam jumlah kasus Tuberkulosis (TBC), setelah India dan melampaui China.
“Posisi ini sebelumnya ditempati oleh China. Namun mereka berhasil menurunkan angka kasus secara signifikan,” ujar Prof. Dante saat menyampaikan kuliah umum dalam rangka Dies Natalis ke-71 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) di Universitas Khairun, Ternate.
Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah menggalakkan strategi quick win dengan fokus pada identifikasi dini, peningkatan notifikasi kasus, dan pengobatan menyeluruh. Langkah ini ditujukan untuk menekan separuh angka kasus TBC nasional hingga tahun 2030.
“Kita menargetkan penurunan 50% kasus TBC pada 2030. Pemerintah optimis target ini bisa dicapai dengan sinergi berbagai pihak,” papar Prof. Dante.
Strategi tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari institusi akademik seperti FKUI.
