IPOL.ID – Anggaran banjir yang hanya Rp4 triliun pada APBD DKI 2026 menjadi sorotan legislator di Kebon Sirih. Apalagi, anggaran tersebut tidak hanya terfokus pada penanganan banjir, melainkan untuk kebutuhan lainya dalam dinas terkait.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah menyebut dana tersebut tidak sepenuhnya digunakan untuk penanganan banjir, tetapi juga mencakup gaji pegawai dan pembiayaan proyek strategis nasional (PSN).
“Empat triliun itu bukan khusus untuk penanganan banjir saja. Ada gaji pegawai dan proyek strategis nasional,” ujar politisi yang akrab disapa Bunda, Senin (11/8/2025).
Neneng menjelaskan, beberapa PSN yang dikerjakan di wilayah DKI meliputi pembangunan folder dan pompa di Sungai Kali Cakung Lama, Kawasan Berikat Nusantara (KBN), dan Sungai KBN.
Selain itu, kata Anggota Fraksi Demokrat ini, terdapat pula proyek pembebasan lahan Kali Ciliwung serta penyelesaian program IC-ICD.
“PSN-nya dari pemerintah pusat itu program pembangunan folder dan pompa untuk mengatasi banjir di wilayah utara yang padat penduduk,” bebernya.
