IPOL.ID – PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC OKU) menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan setelah muncul tudingan pencemaran Sungai Wal. Site Manager PT AOC, Muhammad, memastikan pihaknya telah membentuk tim internal bersama pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti hal tersebut.
”Hasil pemantauan kualitas air pada Sungai Wal menunjukkan seluruh parameter masih berada dalam ambang batas baku mutu yang ditetapkan. Adapun aliran yang diduga menjadi sumber pencemaran berasal dari Sungai Lempaung yang bermuara ke Sungai Wal,” jelas Muhammad.
Pada 21 Juli 2025, dilakukan pengecekan dan pengambilan sampel air Sungai Lempaung dan Sungai Wal bersama Tim DLH OKU, perwakilan kecamatan, tujuh desa, masyarakat Gunung Kuripan, unsur Tripika, serta tim AOC. Pengamatan dilakukan di sembilan titik yang dibagi menjadi tiga segmen: Segmen 1 (Hilir PT AOC/Hulu Sungai Wal), Segmen 2 (Tengah Sungai Wal/PT MHP), dan Segmen 3 (Segmen Hilir).
Hasil lapangan menunjukkan keberadaan perkebunan HTI milik PT MHP yang sedang melakukan kegiatan clearing di Segmen 2, perkebunan kelapa sawit milik masyarakat, serta adanya sungai purba dan endapan pasir besi di Desa Merbau yang turut memengaruhi kondisi air. Untuk parameter kualitas air, pH masih sesuai baku mutu dengan rentang nilai 6,1–7,3.
