IPOL.ID – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada ahli waris peserta dari Persatuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PGPI 2025 di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, menyampaikan bahwa penyerahan manfaat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh lapisan pekerja, termasuk pemuka agama dan pengurus tempat ibadah. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya para peserta dari PGPI, yakni Ong Tong Len, Luhut Panggabean, Romidawaty Purba, dan Sentinar Sitinjak. Semoga santunan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Deny.
Santunan tersebut masing-masing bernilai Rp42 juta. Menurut Deny, musibah seperti kecelakaan kerja dan kematian tidak dapat diprediksi, sehingga perlindungan sosial menjadi langkah bijak yang harus diupayakan sejak dini. Ia juga memberikan apresiasi kepada PGPI yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan para anggotanya dengan mendaftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. “Saat ini, ribuan pendeta, koster, dan guru sekolah minggu telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan memperoleh perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) serta Jaminan Kematian (JKM),” ungkap Deny.
