IPOL.ID – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan Ke-4 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 (FMCBG) yang berlangsung di Washington, D.C., (Rabu-Kamis, 15–16) di bawah Presidensi Afrika Selatan.
Pertemuan ini membahas arah kebijakan ekonomi global, reformasi arsitektur keuangan internasional, isu sektor keuangan, serta peluncuran kerangka baru untuk memperkuat keterlibatan Afrika dalam jalur keuangan G20.
Dalam pembahasan kondisi ekonomi global, para anggota G20 menilai perekonomian dunia tetap tangguh di tengah ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, serta meningkatnya risiko utang dan perubahan iklim ekstrem. G20 menekankan pentingnya keseimbangan kebijakan fiskal dan moneter serta reformasi struktural guna menjaga stabilitas dan menciptakan lapangan kerja.
Bagi Indonesia, kesepakatan ini memperkuat arah kebijakan fiskal yang disiplin namun tetap pro-pertumbuhan, sejalan dengan strategi pemerintah menjaga defisit di bawah 3% PDB sambil memperluas investasi publik dan swasta.
