IPOL.ID- Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan rapor biru dan merah di tahun pertama Pemerintahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (23/10/2025).
Satu tahun telah berlalu, antara mimpi besar dan juga adanya kenyataan yang getir. Setelah sebelumnya, pidato itu bergema di ruang megah Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Suara Presiden Prabowo tegas sekaligus hangat, berbicara tentang perdamaian, kedaulatan, dan martabat Palestina dan bangsa-bangsa Selatan.
Di layar televisi dan ponsel rakyat Indonesia, banyak mata menatap penuh bangga. “Itu Presiden kita”.
Di tengah bendera-bendera dunia, merah putih berkibar percaya diri. Untuk sesaat, rakyat Indonesia merasa negeri ini didengar lagi di panggung dunia.
Di sisi lain, masih ada luka yang belum kering. Pada Agustus 2025, ketika kerusuhan sosial meledak di beberapa kota karena harga beras dan bahan bakar melonjak.
Saat itu, di jalanan, asap membumbung dari ban yang terbakar. Di media sosial, amarah bercampur dengan kelelahan ekonomi yang menggambarkan perwajahan isu di masyarakat.
