IPOL.ID – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Ketum Aprindo), Solihin menyampaikan bahwa sektor ritel nasional saat ini sedang menghadapi sejumlah tantangan.
Hal tersebut disampaikan Ketum Aprindo Solihin pada puncak perayaan Hari Ritel Nasional (HRN) 2025 dengan tema “Kebangkitan Ritel: Bertumbuh Bersama UMKM, Bergerak ke Pasar Global” yang digelar di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025).
Tantangan dihadapi saat ini, di antaranya, adalah daya beli kelas menengah yang belum pulih sepenuhnya, dan regulasi yang belum selaras dengan perkembangan digital.
Selain itu, Solihin melanjutkan, ketimpangan infrastruktur antar wilayah yang hingga kini masih memengaruhi distribusi.
“Sektor ritel adalah urat nadi ekonomi nasional. Lebih dari 50 persen PDB Indonesia digerakkan oleh konsumsi domestik, dan sebagian besar mengalir lewat ritel, baik modern maupun tradisional. Jadi, kalau ritelnya sehat, ekonomi Indonesia juga bergerak,” kata Solihin dalam acara HRN 2025.
Dia berharap kebijakan pemerintah ke depan dapat selaras dengan dinamika dunia usaha.
