IPOL.ID – Ramai di media sosial sebuah video yang memperlihatkan penolakan Pelda Christian Namo, ayah mendiang Prada Lucky Namo, saat hendak dijemput aparat TNI Angkatan Darat di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penolakan itu terjadi karena aparat disebut tidak dapat menunjukkan surat perintah penangkapan resmi.
Penjemputan Pelda Christian Namo oleh sejumlah anggota TNI AD dari unsur Provos di Pelabuhan Tenau Kupang menuai sorotan publik setelah rekamannya tersebar luas di berbagai platform media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 7 Januari 2025, sesaat setelah Pelda Christian turun dari kapal yang baru bersandar di pelabuhan.
Dalam video yang beredar, Pelda Christian tampak menolak masuk ke dalam mobil aparat. Ia mempertanyakan dasar hukum penjemputan yang dilakukan secara mendadak dan bersikeras meminta agar aparat menunjukkan surat perintah resmi sebelum dirinya bersedia mengikuti arahan.
Dengan nada emosional, Pelda Christian bahkan membuka pakaian dinasnya sebagai bentuk penolakan.
“Beta siap lepas baju. Beta punya anak sudah mati, jadi beta juga tidak mau mati. Jangan paksa beta. Beta hanya mau lihat surat perintah. Kasih tunjuk surat dulu baru beta naik mobil,” ucapnya lantang.
