IPOL.ID- Evaluasi terhadap penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dilakukan pihak Kemenhub.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Aan Suhanan mengatakan, masih terdapat beberapa aspek yang menjadi perhatian dan akan dilakukan perbaikan menghadapi arus mudik lebaran Idul Fitri 2026.
Dikatakanya, sejumlah hal yang menjadi bahan evaluasi, yaitu aspek keselamatan, kelancaran arus lalu lintas, dan kesiapan sarana dan prasarana, untuk mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode berikutnya.
“Salah satu yang menjadi perhatian yakni pentingnya penambahan personil di titik-titik penyekatan, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan saat puncak mobilitas masyarakat,” kata Aan, Jumat (16 /1/2026).
Dia melanjutkan, untuk pembagian pelabuhan terutama jalur Merak-Bakauheni, perlu ada penambahan ketersediaan kapal di pelabuhan alternatifnya, seperti Ciwandan dan BBJ.
“Kemudian Mudik Gratis arahan Menhub, untuk ditambah kuota dan kota tujuan, ini penting untuk mengalihkan dari penggunaan sepeda motor atau mobil pribadi sehingga dapat meningkatkan kelancaran dan keselamatan,” jelasnya.
