IPOL.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan program sekolah swasta gratis tetap berlanjut pada 2026, bahkan mengalami penambahan jumlah. Dari sebelumnya 40 sekolah pada tahap uji coba, jumlahnya akan meningkat menjadi 100 sekolah swasta yang digratiskan bagi siswa baru.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menegaskan bahwa penambahan ini menunjukkan komitmen Pemprov Jakarta terhadap perluasan akses pendidikan, meski di tengah tekanan fiskal.
“Sekolah swasta gratis tidak dikurangi. Justru bertambah dari 40 menjadi 100 sekolah di 2026,” kata Atika, Rabu (21/1/2026).
Namun, di balik penambahan tersebut, tersimpan realitas penyesuaian anggaran yang tak bisa dihindari. Target awal yang sempat dipatok mencapai lebih dari 250 sekolah swasta harus direvisi secara signifikan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
Pemprov DKI mengakui, pemangkasan dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun dari pemerintah pusat berdampak langsung pada ruang fiskal Jakarta. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang semula diproyeksikan sekitar Rp95 triliun, akhirnya disepakati hanya sebesar Rp81,3 triliun.
