IPOL.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menghancurkan sistem radar peringatan dini tercanggih milik Amerika Serikat, AN/FPS-132, yang ditempatkan di Qatar.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Turkiye Today dan NDTV, Selasa (3/3), IRGC menyebut radar jenis AN/FPS-132 yang dipasang di Qatar telah “hancur total”.
Sistem tersebut dikenal sebagai salah satu radar terbesar dan tercanggih milik AS di kawasan Teluk, dengan kemampuan melacak rudal balistik hingga radius sekitar 5.000 kilometer.
“Radar FP-132 Amerika yang ditempatkan di Qatar, dilengkapi dengan kemampuan khusus untuk melacak rudal balistik dan dengan jangkauan 5.000 kilometer, telah hancur total,” sebut IRGC dalam pernyataannya.
Belum ada tanggapan langsung dari Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di kawasan Timur Tengah, atas klaim Iran tersebut.
Namun, seorang pejabat Kementerian Pertahanan Qatar mengonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa fasilitas radar di wilayah utara negara tersebut memang terkena serangan.
