IPOL.ID – Ketua DPR Puan Maharani meminta TNI memberikan penjelasan terbuka mengenai penetapan status Siaga 1 di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Langkah ini dinilai perlu agar publik memahami urgensi dan dasar kebijakan keamanan nasional tersebut.
Puan menyatakan DPR melalui Komisi I yang membidangi pertahanan, akan meminta klarifikasi langsung kepada TNI mengenai latar belakang serta urgensi peningkatan status kesiagaan tersebut.
“Kami akan meminta komisi terkait untuk menanyakan kepada TNI terkait hal tersebut,” kata Puan saat ditemui awak media di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3).
Pada prinsipnya, kata dia, aparat pertahanan negara memang harus selalu berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai kemungkinan dinamika global. Namun, apabila terdapat keputusan resmi mengenai peningkatan status kesiagaan, maka publik berhak mendapatkan penjelasan yang komprehensif mengenai alasan dan pertimbangannya.
“Memang aparat atau TNI harus selalu siap siaga. Namun kalau sampai ada penetapan status seperti itu dalam situasi saat ini, tentu perlu dijelaskan secara konkret apakah hal tersebut memang diperlukan atau tidak,” cetusnya.
