IPOL.ID- Saat destinasi wisata lain bersiap menyambut lonjakan pengunjung Lebaran, Candi Prambanan justru memilih sunyi. Selama Hari Suci Nyepi pada 19 Maret 2026, kawasan candi ikonik ini akan ditutup total menghentikan seluruh aktivitas demi menjaga kesakralan momen hening umat Hindu.
Penutupan total ini bukan sekadar kebijakan operasional, melainkan bagian dari penghormatan terhadap makna hening dalam perayaan Nyepi momen ketika aktivitas duniawi benar-benar dihentikan.
Plt Direktur Utama InJourney Destination Management menegaskan bahwa kawasan candi akan steril dari pengunjung. Tidak hanya ditutup, seluruh area juga akan dipadamkan listriknya demi menjaga suasana sunyi yang menjadi inti dari Catur Brata Penyepian.
Sebelum memasuki hari hening, kawasan Prambanan lebih dulu berubah menjadi pusat spiritual nasional melalui pelaksanaan upacara Tawur Agung Kesanga. Ritual ini menjadi penanda penting sebelum Nyepi, termasuk rangkaian arak-arakan ogoh-ogoh yang melibatkan umat Hindu dari berbagai daerah.
