IPOL.ID – Setelah penghentian operasional sementara dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi sejak Rabu (18/3) di lintasan Ketapang–Gilimanuk dan Padangbai–Lembar, layanan penyeberangan kembali dibuka pada Jumat (20/3).
Seiring dibukanya kembali layanan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan layanan berjalan lancar.
Sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan pergerakan pasca-penutupan sementara, ASDP mengoperasikan 33 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk, yang terdiri dari 30 kapal reguler dan 3 kapal perbantuan jenis Landing Craft Machine (LCM) yang difokuskan untuk melayani kendaraan roda dua.
Penguatan armada ini menjadi bagian dari strategi percepatan layanan, sekaligus menjaga ritme operasional agar tetap stabil di tengah peningkatan mobilitas masyarakat menjelang puncak Angkutan Lebaran.

