IPOL.ID- Ramai diperbincangkan di media sosial soal anggaran perlengkapan peserta, termasuk kaos kaki, Kepala Badan Gizi Nasional akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa pengadaan tersebut bukan dilakukan langsung oleh lembaganya.
Kepala Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait isu pengadaan sejumlah barang dalam program pemerintah yang belakangan menuai sorotan publik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah anggaran kaos kaki yang dinilai besar oleh warganet.
Dadan menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) tidak melakukan pengadaan langsung untuk barang tersebut. Ia menjelaskan bahwa kaos kaki merupakan bagian dari perlengkapan peserta dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
“Untuk kaos kaki, itu bukan pengadaan di BGN. Itu diberikan saat pendidikan SPPI sebagai bagian dari perlengkapan peserta yang diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan (Unhan),” ujar Dadan, dikutip Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan pendidikan SPPI dilakukan oleh Unhan menggunakan anggaran dari BGN melalui mekanisme swakelola tipe 2. Dalam sistem tersebut, seluruh pelaksanaan kegiatan, termasuk pengadaan perlengkapan peserta, menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara, yakni Unhan.
