IPOL.ID – Derasnya arus informasi parenting di media sosial, para orang tua kini dihadapkan pada dilema baru. Akses yang semakin mudah memang membantu mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan anak, namun di sisi lain, kewaspadaan ibu kerap disalahartikan sebagai overthinking padahal bisa jadi itu adalah sinyal penting yang tidak boleh diabaikan.
Sering kali, Bunda pastinya pernah dihadapkan dengan sebuah situasi seperti: saat sedang menikmati makan, tiba-tiba muncul perasaan tidak tenang mengenai kondisi si kecil yang sedang tidur di kamar. Benar saja, ketika diperiksa, anak tampak gelisah, tidurnya kurang nyenyak, bahkan mulai terlihat ruam pada tubuhnya. Meskipun tanda seperti rewel atau kulit kemerahan ini muncul berulang, sifatnya yang masih abu-abu terkadang membuat ibu terjebak dalam konflik batin. Ada tarikan antara logika yang mencoba menenangkan dengan suara hati yang terus memberikan sinyal waspada.
Kekhawatiran tersebut seringkali diredam dengan penjelasan yang terdengar masuk akal seperti fase pertumbuhan atau perubahan mood biasa. Namun, kemunculan gejala fisik tidak biasa yang dideteksi melalui suara hati seorang ibu sebenarnya merupakan indikasi awal bahwa si kecil memerlukan perhatian lebih lanjut.
