IPOL.ID – Dua Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial R dan M nekat melompat dari lantai empat sebuah bangunan kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam. Aksi tersebut diduga sebagai upaya melarikan diri dari tempat tinggal majikan mereka.
Peristiwa tragis itu mengakibatkan R meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara M mengalami luka serius dan saat ini tengah menjalani perawatan medis.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra mengatakan, berdasarkan keterangan awal, kedua korban diduga nekat kabur karena merasa tidak betah selama bekerja.
“Untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai empat. Satu meninggal, satu patah tangan,” ujar Roby, Jumat (24/4/2026).
Menurut Roby, dari hasil keterangan sementara, alasan ketidakbetahan tersebut diduga berkaitan dengan sikap majikan yang dinilai kasar oleh korban.
“Ada saksi yang menyampaikan bahwa mereka itu tidak betah karena majikannya sadis. Tapi ‘sadis’ di sini belum tentu dalam arti penyiksaan, lebih ke sikap yang galak,” jelasnya.
