IPOL.ID – Sejumlah ormas Islam berencana menyeret Ade Armando, Abu Janda, hingga Grace Natalie ke jalur hukum. Langkah ini diambil sebagai respons atas dugaan penyebaran fitnah terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).
Langkah ini menyusul kegaduhan soal potongan video ceramah JK di Masjid Kampus UGM yang mendadak viral. Gara-gara video singkat itu, sang mantan Wapres sempat dilaporkan ke polisi atas tuduhan penistaan agama.
Tokoh islam Din Syamsuddin bersama sekitar 40 pimpinan ormas Islam ke rumah JK di Brawijaya, Jakarta Selatan, mengaku tak bisa tinggal diam. Menurutnya, ada upaya sengaja untuk memelintir ucapan JK demi menciptakan keributan.
“Oleh karena itu ada dari kalangan ormas-ormas Islam para advokat yang akan menuntut yang bersangkutan karena sebenarnya bukan pertama kali sudah berkali-kali menyebar fitnah dan mengadu domba antarumat beragama,” tegas Din usai bertemu JK di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/4).
Din mengungkapkan bahwa pidato asli JK sebenarnya berdurasi lebih dari satu setengah jam. Namun, oknum-oknum tersebut diduga sengaja memotong bagian tertentu untuk membenturkan antarumat beragama.
