IPOL.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang sedikit pun terhadap segala bentuk kekerasan, khususnya kekerasan seksual.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul maraknya disinformasi di media sosial yang memanfaatkan isu kekerasan seksual dan diarahkan untuk menyerang dirinya.
“Sikap saya terkait tindak kakerasan seksual itu jelas dan tegas. Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual. Saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan,” tegasnya, Rabu (6/5).
Ia menambahkan, penolakan terhadap kekerasan tidak hanya didasarkan pada posisinya sebagai Menteri Agama, tetapi juga sebagai sikap moral universal.
“Saya tidak hanya sebagai Menteri Agama, tapi sebagai seorang manusia juga menyatakan semua yang bertentangan dengan moralitas itu harus menjadi musuh bersama,” katanya.
Menurutnya lembaga pendidikan harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.
“Lembaga pendidikan agama harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak kita untuk belajar, harus menjadi contoh masyarakat yang ideal,” ujar dia.
