Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Hantavirus Jadi Sorotan, Dari Demam hingga Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Bahaya
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Gaya hidup > Hantavirus Jadi Sorotan, Dari Demam hingga Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Bahaya
Gaya hidup

Hantavirus Jadi Sorotan, Dari Demam hingga Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Bahaya

Iqbal
Iqbal Published 11 May 2026, 09:00
Share
3 Min Read
hantavirus tikus
Ilustrasi Masyarakat diimbau mengenali gejala sejak dini untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Foto: Istcok @wildpixel
SHARE

IPOL.ID – Infeksi Hantavirus kini menjadi perhatian publik setelah dilaporkan mewabah di kapal pesiar MV Hondius dan menginfeksi sejumlah penumpang. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait penyebaran virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus.

Hantavirus merupakan penyakit zoonosis yang menular melalui partikel virus dari urine, kotoran, maupun air liur tikus. Penularan umumnya terjadi ketika seseorang menghirup udara yang telah terkontaminasi partikel virus di ruangan tertutup.

Mengutip jurnal JAMA Network, orang yang bekerja di lingkungan dengan paparan kotoran dan urine hewan pengerat memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi Hantavirus. Sementara penularan melalui gigitan atau cakaran tikus tergolong lebih jarang terjadi.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 23 kasus terkonfirmasi Hantavirus sepanjang periode 2024 hingga 2026. Meski jumlah kasus masih relatif sedikit, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengenali gejala sejak dini.

Baca Juga

Penumpang di atas kapal pesiar dengan dugaan Hantavirus dievakuasi. Foto: Tangkapan layar video X
Afrika Selatan Laporkan Temuan Hantavirus yang Bisa Menular Antarmanusia
123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Demam, Hantavirus, Sesak Napas, Tanda Bahaya
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article presiden china xi jinping Trump Akan Bahas Iran dengan Xi Jinping saat Kunjungan ke China
Next Article viral ambulans Viral Pengendara Motor Intimidasi Ambulans Penjemput Pasien di Depok, Polisi Bertindak

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260510 161217
Olahraga

Tutup Penataran Pelatih Anggar 2026, Ketua IKASI DKI Ghozi Zulazmi: Kami Harap Anggar dapat Populer di Sekolah-Sekolah

HeadlineOtomotif
Jorge Martin Rajai MotoGP Prancis, Marquez Kecelakaan
10 May 2026, 21:15
Gaya hidup
Hantavirus Jadi Sorotan, Dari Demam hingga Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Bahaya
11 May 2026, 09:00
Nusantara
Diduga Tipu Wisatawan hingga Rp85 Juta, Polisi Tahan Bos Travel ‘Labuan Bajo Top’
11 May 2026, 11:00
Jabodetabek
Informasi Terbaru 2 Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling di Kota Depok, Senin 11 Mei 2026
11 May 2026, 07:25
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?