IPOL.ID – Di balik angka kerugian penipuan digital yang mencapai Rp9 triliun dengan lebih dari 411.000 laporan sepanjang November 2024 hingga akhir 2025, tersimpan dampak jauh lebih besar dari sekadar kehilangan materi. Penting memutus aksi penipuan di dunia maya tersebut.
Rasa aman memudar, reputasi hancur, hingga harapan hidup ikut runtuh. Berangkat dari kenyataan tersebut, VIDA, perusahaan identitas digital dan fraud prevention, menghadirkan pameran narasi bertajuk Faces of Fraud.
Melalui inisiatif itu, lima wajah dibalik kisah penipuan digital dengan berani membagikan cerita mereka sebagai bagian dari gerakan edukasi publik dan upaya bersama memberantas penipuan digital.
Mereka berharap pengalaman dialami dapat berhenti pada diri mereka dan tidak terulang pada lebih banyak masyarakat. Dengan membuka ruang percakapan secara lebih jujur dan manusiawi, Faces of Fraud turut meningkatkan kesadaran publik terhadap modus penipuan yang kian canggih, mulai dari manipulasi psikologis (social engineering) hingga pengambilalihan akun.
