IPOL.ID – Menteri Israel Itamar Ben-Gvir memicu kecaman global usai mengunggah video kontroversial yang memperlihatkan perlakuan merendahkan terhadap ratusan aktivis kemanusiaan kapal Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditangkap di laut.
Dalam rekaman video itu, para aktivis kemanusiaan dipaksa berlutut dengan dahi menempel di lantai dalam kondisi tangan terikat tali. Sementara beberapa aktivis terlihat menggenggam paspor mereka.
Dilansir Al Jazeera, Rabu (20/5), lagu kebangsaan Israel berkumandang sebagai latar video itu. Ben-Gvir memberi keterangan “Selamat datang di Israel” pada unggahan tersebut.
Sebagai informasi, total 430 aktivis dari berbagai negara, termasuk 9 Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh militer Israel saat berlayar membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Seluruh tahanan kini dipindahkan ke wilayah Israel.
Video tersebut langsung menuai reaksi keras. Beberapa negara Eropa memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyebut gambar-gambar itu “tidak dapat diterima” karena memperlakukan pengunjuk rasa, termasuk warga Italia, dengan cara yang melanggar martabat manusia..
