IPOL.ID- Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Jupiter menyoroti mekanisme reses DPRD yang sudah terintegrasi dalam sistem E-Musrenbang.
Anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil 10 itu menilai, sistem tersebut belum sepenuhnya mampu memastikan usulan warga masuk ke proses penganggaran.
“Harusnya sistem tersebut bisa lebih mudah masuk dalam penggara,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Menurut dia, masih terdapat permasalahan mendasar yang belum terselesaikan. Yaitu, rendahnya realisasi usulan reses di tingkat pelaksana.
“Belum adanya keterikatan yang kuat antara usulan reses dengan penganggaran dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA),” ungkap Jupiter.
Fraksi NasDem meminta Pemprov DKI Jakarta memastikan setiap usulan reses yang sudah terinput memiliki status yang jelas. Jika usulan tidak terealisasi, sistem harus memuat alasan penolakan secara terbuka.
“Fraksi NasDem meminta Bappeda dan Diskominfotik untuk membangun dashboard E-Musrenbang yang dapat diakses oleh warga pengusul secara real-time,”kata Jupiter.
