IPOL.ID – Pemerintah Indonesia dan Belarus sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral di sektor kesehatan. Komitmen yang menandai 33 tahun hubungan diplomatik kedua negara ini akan segera diresmikan melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) yang disaksikan langsung oleh presiden kedua negara di Istana Merdeka.
Kesepakatan tersebut dimatangkan dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, dan Menteri Kesehatan Republik Belarus, Aliaksandr Khajayeu, di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Jakarta.
Menyambut hangat kedatangan delegasi Belarus, Wamenkes Dante menyoroti potensi besar yang dimiliki kedua negara untuk saling melengkapi. Ia bahkan mengutip pepatah Belarus, ‘Dobraye slova lyechyts’ (kata-kata yang baik itu menyembuhkan), sebagai landasan persahabatan kedua negara.
“Setiap negara memiliki sesuatu untuk diajarkan, dan setiap sistem kesehatan selalu memiliki ruang untuk ditingkatkan. Kita sepakat untuk membahas secara mendalam dua topik utama pada pertemuan hari ini, yaitu pendidikan kedokteran dan kerja sama di bidang farmasi,” ujar Wamenkes Dante.

