IPOL.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menilai persoalan pelayanan kesehatan di Indonesia tidak dapat diselesaikan hanya dengan menambah jumlah dokter. Menurutnya, pemerintah perlu memprioritaskan pembenahan tata kelola distribusi tenaga kesehatan agar masyarakat di seluruh daerah memperoleh akses layanan kesehatan yang setara.
“Selama ini pembahasan sering berfokus pada kurangnya jumlah dokter. Padahal persoalan yang paling dirasakan masyarakat adalah distribusi tenaga kesehatan yang belum merata. Masih banyak daerah yang kesulitan mendapatkan layanan dokter, sementara di kota-kota besar justru terjadi penumpukan tenaga medis,” ujar Netty dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2026).
Politisi Fraksi PKS tersebut mendorong pemerintah memperkuat perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan secara nasional melalui pemetaan yang berbasis kondisi riil di setiap daerah. Menurutnya, perencanaan harus mempertimbangkan jumlah penduduk, karakteristik wilayah, beban penyakit, hingga kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

