IPOL.ID – Kelompok teroris ISIS terus mencari celah guna merekrut anggota baru. Terbaru, ISIS disebut telah menggunakan aplikasi kencan Tinder untuk melakukan perekrutan anggota baru dan mencari dana.
Itu dilakukan ISIS seperti yang terdeteksi terjadi di Afrika Selatan.
Kepala Pusat Informasi Risiko Perbankan Afrika Selatan (SABRIC) Nischal Mewalall kepada harian Inggris The Times mengungkapkan, ISIS telah membuat profil palsu guna memperdaya pengguna Tinder.
“Anggota kelompok teroris telah membuat profil palsu dari aktor dan model yang tidak diketahui untuk memanipulasi pengguna agar mengirimi mereka uang,” kata Mewalall dilansir Al Arabiya, Rabu (16/11).
Uang yang dikirim oleh korban itu lalu digunakan ISIS untuk mendanai operasi atau kegiatannya.
Temuan SABRIC juga menegaskan kembali kekhawatiran Dewan Keamanan PBB dalam laporan Juli 2022 tentang ISIS yang menggunakan Afrika Selatan sebagai tempat berlindung yang aman untuk membangun kembali dirinya sendiri setelah kekalahannya di Suriah dan Irak.
