Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: PAL Jaya Disebut-sebut BUMD DKI Paling Sehat
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > PAL Jaya Disebut-sebut BUMD DKI Paling Sehat
Jakarta Raya

PAL Jaya Disebut-sebut BUMD DKI Paling Sehat

Farih
Farih Published 07 Feb 2023, 11:43
Share
4 Min Read
cb33958a edbc 4acd b6c1 adaaf73795b1
Perumda PAL Jaya disebut-sebut BUMD paling sehat. Foto: dok PAL Jaya
SHARE

IPOL.ID – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (Perumda Paljaya) disebut-sebut menjadi BUMD paling sehat setelah Bank DKI. Pasalnya, PAL Jaya tidak terkena imbas pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

“Kalau PALJAYA justru bagus, PAM baru mau pulih. (BUMD sehat lainnya), Bank DKI. PAL itu ternyata diam-diam (bagus), karena dia pas Covid sendiri tetap saja gak terkena imbas yang signifikan. termasuk stabil,” ujar Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail, Selasa (7/2/2023).

Diakuinya, Komisi B DPRD DKI Jakarta terus mendorong BUMD di Jakarta untuk berkinerja baik. Setiap BUMD diminta untuk mencari terobosan agar mereka tidak melulu mengharapkan penanaman modal daerah (PMD).

“Kayak JakPro terus (kita Genjot), Transjakarta juga. Tapi kita masih menyoroti layanan mereka yang optimal dulu ya. Sementara pendapatan non fare box nya (pendapatan non tiket), kita baru sarankan untuk dioptimalkan tapi belum kita evaluasilah potensi pendapatannya karena secara pelayanan aja masih banyak PR mereka itu,” kata Ismail.

Sebelumnya, Direktur Teknis Perumda Paljaya, Asri mengakui PAL Jaya baru mengolah limbah domestik dari sekitar 2.000 lebih rumah tangga dan 700 ribu lebih gedung bertingkat di wilayah lima kecamatan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Jumlah ini equivalent dengan sekitar 2,4 juta jiwa.

Kelima kecamatan dimaksud adalah Kecamatan Setiabudi, Tebet, Senayan, Kebayoran Baru, dan sebagian wilayah Bendungan Hilir (Benhill).

Layanan itu diberikan melalui jaringan pipa yang panjangnya mencapai sekitar 117,9 kilometer yang ditanam di dalam tanah.

Kelima wilayah itu masuk dalam Zona 0 dari 15 zona pengolahan limbah domestik di DKI Jakarta, dan dilayani oleh dua instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang berlokasi di IPAL MBBR Setiabudi dan IPAL Krukut.

Melalui jaringan pipa yang luar biasa panjang itu, limbah domestik dari rumah tangga dan gedung-gedung bertingkat dialirkan ke kedua IPAL tersebut untuk diolah menjadi air baku yang kemudian dialirkan ke badan air atau kali/sungai.

Kapasitas pengolahan IPAL di Krukut sebesar 100 liter/detik atau setara dengan 8.600 m3/hari, sedang IPAL di Setiabudi berkapasitas 250 liter/detik atau setara dengan 20.000-21.000 m3/hari.

“Dengan proses ini, lingkungan juga menjadi sehat, karena air yang mengalir ke badan air adalah air yang sudah bebas dari limbah domestik dan memenuhi standar baku mutu,” kata Asri.

Meski demikian diakui kalau masih ada beberapa kendala yang dihadapi Perumda Paljaya dalam menjalankan fungsi sosial dan fungsi komersilnya sebagai BUMD milik Pemprov DKI Jakarta, meskipun melalui Perda 5 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah, Paljaya diberi tugas baru, yakni mengolah limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun).

Pasalnya, Perda itu tidak memberikan kewenangan kepada Paljaya untuk melakukan penindakan, sehingga jika ada pengelola gedung bertingkat dan perkantoran yang tak mau menjadi pelanggan, Paljaya tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan tarif pengolahan air limbah sejak 10 tahun lalu tidak mengalami perubahan, meski biaya pengolahan air limbah lumayan besar

Asri menambahkan, pihaknya saat ini juga tengah merancang untuk membangun IPAL di Zona 1 yang mencakup wilayah Bundaran HI hingga Pluit, dan Zona 6 yang berada di kawasan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Pembangunan IPAL di Zona 1 akan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (Peri)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: BUMD DKI, PAL JAYA
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 6d487b60 6822 4c67 9b50 bf666bb662c7 Dalami Penggelembungan BPHTB, Komisi B Segera Panggil Jakpro
Next Article 987b4520 c32f 4455 ad08 9d793461f708 Lantik 27 Pejabat Eselon II, Jaksa Agung Sampaikan Pesan Penting Ini

TERPOPULER

TERPOPULER
RM Pagi Sore. Foto: Instagram @pagisoreid
Ekonomi

Viral! RM Pagi Sore PIK Diboikot Usai Tuding Turis Malaysia Tak Bayar

EkonomiHeadline
Purbaya Pastikan Ekonomi RI Tetap Aman dari Resesi
19 May 2026, 13:23
HeadlineJabodetabek
PRT Korban Dugaan Penganiayaan dan Yayasan Penyalur Ajukan Permohonan Pelindungan ke LPSK
19 May 2026, 13:41
Jakarta Raya
Pansus Parkir DPRD DKI Dorong Teguran hingga Penyegelan Gedung yang Abaikan SLF
19 May 2026, 13:57
HeadlineJabodetabek
Sekjen Perbati Hengky Silatang SH, Apresiasi Walikota Munjirin Hadirkan Arena Tinju di Kolong flyover Susukan-Ciracas
19 May 2026, 12:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?