Sebelumnya, Indonesia telah mengamankan 75.910.500 dosis vaksin dengan rincian Sinovac sebanyak 68,5 juta dosis, AstraZeneca sebanyak 6,41 juta, dan Sinopharm sebanyak 1 juta dosis.
Berikut ini jumlah pasokan vaksin COVID-19 yang telah diterima Indonesia dalam bulk maupun vaksin jadi.
Pertama, 1,2 juta dosis Sinovac bentuk jadi pada 6 Desember 2020.
Kedua, 1,8 juta dosis Sinovac bentuk jadi pada 31 Desember 2020.
Ketiga, 16,5 juta dosis Sinovac dengan perincian 15 juta bulk/bahan baku ditambah 1,5 juta overfill atau setengah jadi pada 12 Januari 2021.
Keempat, 11 juta dosis Sinovac dengan perincian 10 juta bulk ditambah 1 juta overfill pada 2 Februari 2021.
Kelima, 10 juta dosis Sinovac bulk pada 2 Maret 2021.
Keenam, 1,1 juta dosis Astrazeneca pada 8 Maret 2021.
Ketujuh, 16 juta dosis Sinovac, termasuk 1,5 juta overfilled dalam bentuk bulk pada 25 Maret 2021.
Kedelapan, 6 juta vaksin Sinovac dalam bentuk bulk pada 18 April 2021.
Kesembilan, 3,8 juta dosis AstraZeneca pada 26 April 2021.
Kesepuluh, 6 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bulk dan 482.400 dosis vaksin Sinopharm dalam bentuk jadi pada 30 April 2021.
