indoposonline.id – Aksi solidaritas pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggema. Kabar terkini, sebanyak 600 dari 1.271 pegawai KPK yang lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) siap menunda pengesahan statusnya sebagai ASN. Mereka meminta pelantikan sebagai ASN ditunda hingga masalah terkait tidak lulusnya 75 pegawai KPK dalam TWK selesai sehingga bisa dilantik bersama-sama.
“Saat ini kami sudah mendapatkan tambahan dukungan menjadi 600 orang,” kata Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti-Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono, di Jakarta Minggu (30/5). Sebelumnya hingga tadi malam, jumlah pegawai KPK yang mendukung aksi solidaritas baru mencapai 570 orang.
Giri meyakini jumlah ini akan terus bertambah seiring adanya polemik tes TWK yang belakangan tengah menjadi polemik di tengah masyarakat.
Untuk diketahui, Giri merupakan salah satu yang masuk ke dalam daftar nama pegawai KPK yang tak lolos tes TWK. Giri menyebut, aksi solidaritas itu telah memberikan semangat bagi dia dan 74 pegawai lainnya yang telah dinyatakan tak lolos.
