Sebelum bertolak ke Austria, Dyah Lestari dkk telah digembleng di GOR Cahaya Lestari Surabaya selama 1,5 bulan sejak 4 April lalu. Mereka sampai tidak merayakan Lebaran bersama keluarga untuk tetap latihan dan meminimalisasi potensi penularan COVID-19.
July menyebut banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sekembalinya mereka ke tanah air, terutama ketenangan atlet saat bermain.
“Banyak sekali PR kami. Semua kekurangan akan kami evaluasi ketika kembali ke Indonesia nanti. Seperti para pemain masih suka panik, jadinya semua dilakukan dengan buru-buru yang membuat kita banyak sekali melakukan TO (turn over),” ujar July.
Pengalaman selama di Austria diharapkan jadi modal untuk SEA Games 2021 Vietnam nanti. Harapannya di Vietnam nanti bisa memperbaiki pencapaian SEA Games 2019, yang gagal ke semifinal karena hanya mampu mencatatkan satu kemenangan dari lima laga di penyisihan.
“Mohon doanya semoga di SEA Games Vietnam nanti bisa meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Timnas Basket Putri 3×3 akan tiba di bandara Soekarno-Hatta pada Senin (31/5) malam ini. Mereka akan lebih dulu menjalani karantina mandiri di hotel sesuai peraturan pemerintah.
