Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Peneliti Ungkap Asia Tenggara Gudangnya Kerabat Terdekat Virus COVID-19
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Peneliti Ungkap Asia Tenggara Gudangnya Kerabat Terdekat Virus COVID-19
Headline

Peneliti Ungkap Asia Tenggara Gudangnya Kerabat Terdekat Virus COVID-19

Iqbal
Iqbal Published 24 Sep 2021, 12:20
Share
5 Min Read
kekelawar okeh
Para peneliti menemukan tiga virus pada kelelawar di Laos yang sangat mirip SARS-CoV-2. Foto: Ist
SHARE

Tahun lalu, para peneliti menggambarkan kerabat dekat SARS-CoV-2 lainnya, yang disebut RaTG13, yang ditemukan pada kelelawar di Yunnan. Ini 96,1% identik dengan SARS-CoV-2 secara keseluruhan dan kedua virus itu mungkin memiliki nenek moyang yang sama 40–70 tahun yang lalu.

“BANAL-52 adalah 96,8% identik dengan SARS-CoV-2,” kata Eloit. Dan ketiga virus yang baru ditemukan memiliki bagian individu yang lebih mirip dengan bagian dari SARS CoV-2 dibanding pada virus lain.

Spyros Lytras, seorang ahli evolusi ahli virus di Universitas Glasgow, mengatakan, virus menukar potongan RNA satu sama lain melalui proses yang disebut rekombinasi. Satu bagian di BANAL-103 dan BANAL-52 dapat berbagi nenek moyang dengan bagian SARS-CoV-2 kurang dari satu dekade lalu.

“Virus-virus ini bergabung kembali sedemikian rupa sehingga bagian genom yang berbeda memiliki sejarah evolusi yang berbeda,” katanya.

Ada yang Hilang
Studi Laos menawarkan wawasan tentang asal-usul pandemi, tetapi masih ada mata rantai yang hilang. Misalnya, virus Laos tidak mengandung apa yang disebut situs pembelahan furin pada protein lonjakan yang selanjutnya membantu masuknya SARS-CoV-2 dan virus Corona lainnya ke dalam sel manusia.

Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: asal virus corona, virus corona laos, virus kekelawar
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article hasil liga 1 persipura jayapura vs persita tangerang laskar cisadane pukul mutiara hitam 7aCspm0f3J Jelang Laga Liga 1, Persita Kantongi Kelemahan Bali United
Next Article kivlan Simpan Senpi Ilegal, Mayjen TNI Purn Kivlan Zen Divonis 4 Bulan 15 Hari Penjara

TERPOPULER

TERPOPULER
ress
Jakarta Raya

Warga Tugu Utara Keluhkan Tagihan PAM Tiga Bulan Capai Rp17 Juta di Reses Bunda Neneng

HeadlineHukum
Masih Sidik Korupsi Dana CSR BI, KPK Ultimatum Model yang Juga Eks Staf Heri Gunawan
16 Jun 2026, 16:45
HeadlineOlahraga
Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker
16 Jun 2026, 10:21
HeadlineHukum
KPK Siap Analisa Fakta Persidangan Soal Aliran Dana kepada Dirjen Bea Cukai
16 Jun 2026, 12:56
Headline
Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi GIK UGM Ricuh
16 Jun 2026, 20:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?