“Karena kapal-kapal ikan tidak selalu memiliki AIS, juga tidak semua kapal menggunakan VMS apalagi kapal-kapal kecil. VIIRS itu melihat secara infrared saat nelayan yang mencari ikan di malam hari menggunakan cahaya lampu sekitar 300 watt, itu oleh satelit akan terlihat atau terdeteksi. Saat titik-titik cahaya tersebut terlihat, maka kapal-kapal kita akan kesitu untuk menjaga keamanan dan keselamatannya mereka termasuk juga apabila ada yang melanggar, maka kita akan mengingatkannya,” tuturnya.
Adapun teknologi penginderaan jauh lainnya untuk mendeteksi tumpahan minyak oil (Oil Spill), yakni dengan memanfaatkan citra satelit radar yang digunakan untuk mendukung monitoring tumpahan minyak. Data Oil Spill tersebut selanjutnya dapat di overlay dengan data AIS untuk dilakukan analisis terhadap kapal-kapal yang berpotensi melakukan pembuangan limbah saat ini.
Deteksi tumpahan minyak menggunakan satelit radar open source yang disediakan oleh sentinel. Yakni, data diolah oleh LAPAN dan kemudian di overlay pada aplikasi BAKAMLA.
