“Kita juga harus kritis dalam mengecek hoaks, karena itu sangat mudah dilakukan, seperti jika berupa gambar atau foto, buka saja Google Image. Klik icon kamera dan upload gambar yang mau dicek atau copas link/url gambar yang akan dicek kebenarannya,” tukas dia.
Kedua, lanjut dia, jika berupa link, cek URL- nya. Kemudian cek kredibilitas situsnya dengan mengidentifikasi pemilik situs atau admin websitenya di menu/halaman ‘About Us’ atau ‘Tentang Kami'”.
Ketiga, jika informasi yang di duga hoax itu diperoleh di WhatsApp. “Maka kita bisa tanyakan kepada pengirimnya, darimana dia peroleh informasi itu. Jika jawabannya ‘kiriman teman’ atau ‘copas dari grup sebelah’, kita harus waspada bahwa itu kemungkinan hoaks,” ungkap Bobby. (ibl/msb)
