Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Resmi Jadi Guru Besar UAI, Prof Suparji: Jangan Panggil Saya Profesor
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Resmi Jadi Guru Besar UAI, Prof Suparji: Jangan Panggil Saya Profesor
Nasional

Resmi Jadi Guru Besar UAI, Prof Suparji: Jangan Panggil Saya Profesor

Iqbal
Iqbal Published 23 Jun 2022, 23:59
Share
4 Min Read
guru besar
Pengukuhan Guru Besar Prof Suparji, SM,. MH (Kiri) oleh Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Prof Asep Saefuddin di Auditorium Arifin Panigoro lantai 3, UAI Jakarta. Foto: Ist
SHARE

Dia pun merasa tergugah untuk membuat perubahan dalam pencarian keadilan. “Keadilan dimaknai sebagai pembalasan, ini tidak boleh terjadi di negara Pancasila. Mayoritas masalah di Indonesia adalah ketidakadilan, karena itu bagaimana caranya membuat masyarakat merasa adil sehingga mencegah mereka mencari keadilan ke pengadilan. Kondisinya, bagaimana merasa adil jika keadilan terkoyak angin politik dan ekonomi,” paparnya.

Dia pun berterima kepada orang-orang yang telah berjasa terhadap perjalanan hidupnya hingga mencapai titik seperti sekarang. “Saya berterima kepada Mbok dan Bapak. Saya hanya bisa mengantarkan doa, terima kasih juga kepada istri, wanita perkasa yang membantu saya. Terima kasih kepada anak-anak yang menjadi mandiri,” ucapnya.

Meski sudah bergelar profesor, Prof Suparji meminta semua pihak tidak memanggilnya prof. “Jangan panggil saya prof, saya bukan siapa-siapa. Belum ada pemikiran besar, hanya bocah angon, dulu ngangon kambing sekarang ngawon hukum. Saya tetap makan di warung, ngojek, dan tinggal ngekos,” pinta Prof Suparji.

Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: guru besar fakultas hukum, jaksa agung, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, pendidikan, perguruan tinggi, Universitas Al-Azhar Indonesia
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article jkn 3 KIS Digital Aplikasi Mobile JKN Jadi Penolong Asih saat Berobat
Next Article IMG 20220625 WA0016 Bekerja Nyaman Dan Produktif Berkat Pembuatan Kacamata Ditanggung BPJS Kesehatan

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260514 WA0113
HeadlineHukum

Kasus Tambang PT AKT, Kejagung Tahan Bos PT CBU

Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
Politik
NasDem Soroti Layanan Kesehatan Jakarta yang Dinilai Masih Jauh dari Harapan
14 May 2026, 17:28
Headline
AFC Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Sanksi Tanpa Penonton
14 May 2026, 13:21
Headline
Disorot karena Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf
14 May 2026, 15:33
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?