Mia Gumesih Wiranegara mengungkapkan bahwa awalnya dia menaruh dana Rp 9 juta (Desember 2021) kemudian top up kembali sebanyak Rp185 juta (Februari 2022). Dana tersebut, merupakan dana dari mengagunkan surat BPKB mobilnya.
“Awalnya kan kita berpikir ini sebagai prospek untuk masa hari tua, dari pada simpan di Bank/Deposito maka kita putar dana kita melalui robot trading ini di PT SMI, ternyata seperti ini,” kata perempuan berhijab itu menangis.
Sejauh ini, alasan dari pihak PT SMI, semua dana tertahan di broker semua. Dan seharusnya withdraw all dulu. “Tentunya saya dan suami saya berharap semua uang saya kembali. Sesuai janji perusahaan,” harap Mia.
Disamping itu, menurut Ana, audiensi antara PT SMI dengan para member robot trading sudah dilakukan beberapa kali. Para member fokus menginginkan hak yang sama yaitu semua uang kembali.
Jika tidak, lanjutnya, maka para member robot trading bakal melakukan/menempuh segala langkah-langkahnya ke depan. “Lu jual, gw beli,” ketus, timpal para member robot trading.
