UKI juga meraih akreditasi internasional untuk empat program studi dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA). Keempat prodi itu adalah Ilmu Hubungan Internasional, Hukum, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Sastra Inggris.
Wakil Rektor UKI bidang Akademik dan Inovasi, Hulman Panjaitan menambahkan capaian prestasi ini, merupakan bentuk tanggung jawab kampus kepada masyarakat terutama dalam bidang mutu pendidikan.

Dikatakan ada 19 pertanyaan dan sekitar 100 indikator yang diajukan BAN-PT kepada UKI. “Dari situ yang cukup terlihat perbedaan antara UKI yang dulu dan saat ini adalah kami lebih inklusif, berkolaborasi bersama banyak pihak, dengan prodi lebih lengkap dan dosen yang terakreditasi internasional,” katanya.
Adaptif Dengan Dunia Kerja
Menjawab IPOL.ID terkait penerapan kurikulum yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, Rektor UKI, Dhaniswara K. Harjono, mengaku bila hal tersebut menjadi sebuah tantangan sekaligus prioritas. Tidak hanya harus adaptif terhadap kebutuhan industri, namun ia mendorong agar pendidikan kewirusahaan jadi bekal para mahasiswa.
