Luhut melanjutkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya mineral yang besar untuk pengembangan EBT. Termasuk ore nikel untuk pengembangan baterai lithium dan tembaga untuk sistem perkabelan. Dengan modal besar tersebut, ia yakin Indonesia bisa menjadi pemain kunci pengembangan ekosistem EBT di dunia.
“Transisi energi Indonesia berfokus untuk membawa dampak positif ke lingkungan dan masyarakat, juga membangun ekosistem energi bersih. Kita mau melibatkan swasta dari hulu hingga hilir,” tutup Luhut.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya Doddy B. Pangaribuan melihat bahwa kerja sama PLN-KFC Indonesia ini adalah kemitraan yang strategis dalam mendorong transisi energi di Indonesia. Khususnya dalam perluasan EV charging system yang menjadi perhatian utama PLN.
“Sesuai dengan komiten kita di Paris Agreement, PLN akan terus menambah porsi untuk EBT. Transisi ini pada akhirnya akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi bagi kita sekarang dan anak cucu di masa depan,” sebut Doddy.

