“Jumlah refund lebih besar dari keluhan dikarenakan, ada beberapa pengguna yang mengalami lebih dari satu kali kejadian double deduct di Transjakarta,” katanya.
Kini, lanjut Kamaluddin, laporan keluhan terkait hal tersebut (double deduct di Transjakarta) yang tercatat di JakLingko Customer Care semakin sedikit. Dia menyebutkan, laporan keluhan itu kurang dari 20 laporan per hari dan laporan yang masuk mayoritas pelanggan menfollow-up proses refund atas Laporan mereka sebelumnya.
“Oleh karenanya, kami mohon agar pelanggan bersabar, karena seluruh permohonan refund yang berhasil terverifikasi akan diproses pengembaliannya sesuai antrian,” tuturnya.
Dia memastikan, PT JakLingko Indonesia akan terus melakukan penyempurnaan integrasi sistem yang beragam dan terus berkoordinasi dengan Tranjakarta . Saat ini, sistem integrasi JakLingko setiap harinya melakukan pemprosesan rata-rata 362.551 dari tiga operator (Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta) dan terkait kejadian double deduct ini tidak pernah terjadi di operator MRT Jakarta dan LRT Jakarta.
