Saat operasi tangkap tangan (OTT), lembaga antirasuah itu menyita uang tunai senilai Rp 414,5 juta, slip setoran deposito dengan nilai Rp 800 juta, hingga kunci safe deposit box yang diduga berisi emas senilai Rp 1,4 miliar.
KPK juga menyita kartu ATM dan buku tabungan berisi uang sebesar Rp 1,8 miliar.
Karomani diduga terlibat aktif dalam menentukan kelulusan calon mahasiswa baru dalam Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila).
Karomani memasang harga bervariasi untuk meluluskan mahasiswa, mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 350 juta. (Far)
