Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Green Plastic, Masa Depan Lingkungan Hidup Indonesia
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > News > Green Plastic, Masa Depan Lingkungan Hidup Indonesia
NewsOpini

Green Plastic, Masa Depan Lingkungan Hidup Indonesia

Timur
Timur Published 07 Jan 2023, 06:39
Share
7 Min Read
Sampah plastik
Ilustrasi sampah plastik. YPLHPI dan KPNas menyayangkan karena bisnis berbagai jenis plastik akan jalan terus. Foto: YPLHPI
SHARE

Karena sampah plastik konvensional tidak mudah terurai secara alami. Butuh waktu ratusan tahun, bahkan ada yang bilang ribuan tahun untuk terurai. Bahkan, nyaris yang hancur menjadi mikroplastik, lalu dimakan hewan laut, terutama ikan. Dan, ikan tersebut sebagian dimakan manusia.

IDN Times (17/10/2022) melaporkan, bahwa plastik yang dibutuhkan sekarang dan masa datang adalah plastik yang mudah terurai secara alami (biodegradable) dan compostable. Kedua istilah itu sebetulnya sangat membingungkan. Biodegrabledable artinya barang tersebut bisa mengalami degradasi dengan alami lewat mikroorganisme, seperti bakteri, jamur, dan ganggang. Selain itu, barang tersebut bisa berasimilasi ke lingkungan alam. Misal wadah sabun, sampo, dll.

Sedangkan compostable merupakan produk yang bisa terurai menjadi unsur alami dalam lingkungan dan dapat menghasilkan humus yang baik untuk tanah. Bahan compostable bisa memberikan nutrisi ke tanah serta membantu pertumbuhan pohon dan tanaman. Namun dalam prosesnya butuh penanganan khusus sehingga butuh bantuan manusia.

Previous Page123456Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Advokasi Kebijakan Konsorsium Pembangunan Agraria, Bagong Suyoto, green plastic, KPNas, OPINI, plastic, plastik, plastik ramah lingkungan, polusi, sampah, sampah plastik, sampah tidak terurrai, tpa, YPLHPI
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Oyo hotel OYO Travelopedia Klaim Ada Peningkatan Permintaan 82 Ribu Kamar Buat Malam Tahun Baru
Next Article Prius Toyota Toyota Banyak Tawarkan Mobil Hybrid, Solusi Irit Bensin Sekaligus Ramah lingkungan

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260508 WA0004
HeadlineOlahraga

Duel Ideal Garudayaksa kontra  PSS Sleman di Final Championship Liga 2

Jabodetabek
Info Lokasi SIM Keliling Depok Hari Ini Jumat 8 Mei 2026
08 May 2026, 06:27
HeadlineNews
Viral! Dugaan Pelecehan di Ponpes Ciawi Bogor, 3 Korban Resmi Lapor Polisi
08 May 2026, 10:33
HeadlineJabodetabek
Viral Aksi Asusila di Pinggir Rel Jatinegara, Satpol PP Tutup Akses Ilegal dan Perketat Patroli
08 May 2026, 09:16
Ekonomi
Dari Dapur Rumah ke Pasar Global, Casa Grata Tampil di Food & Hospitality Asia (FHA) 2026 Bawa Camilan Sehat
08 May 2026, 11:07
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?