Ibu Murjiyati yang menjadi motor penggerak ibu-ibu perajin jamu gendong di Padukuhan Kiringan tidak hanya menjual produknya di pinggir jalan, tetapi juga melayani pembelian di rumah dan melalui online. Pembelinya tidak hanya dari Bantul dan sekitarnya saja, tetapi juga dari kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, bahkan dari luar Jawa,
Bersama suami dan anaknya, Bu Mur terus berusaha memopulerkan jamu gendong dengan label Riski Barokah. Ada puluhan produk yang dihasilkan dari Riski Barokah, mulai dari instan (dengan gula), bubuk (tanpa gula), dan berbagai minuman. Jenis minuman herbal yang instan itu, antara lain temu lawak, kunir asem, kunir putih, kelor, bunga telang, beras kencur, jahe merah, jahe emprit, dan secang.
“Jumlah totalnya untuk produk instan pakai gula ada 20 varian dan bubuk tanpa gula ada 19 varian,” jelas Bu Mur sebagaimana dikutip wiradesa.co. Untuk pengemasannya sudah sesuai dengan standar kesehatan, karena produksi Riski Barokah, sudah mendapatkan ijin dari instansi terkait, baik kebersihan, higienisnya, maupun kehalalannya.
