“Di tempat Satpas saya buatkan yang prototype ini ruang pencerahan, sebelum ujian, tunggu di situ TV-nya lengkap semua, apa yang akan diujikan nanti. Buku ada di situ, supaya apa? Supaya nggak kaget,” ujarya.
Dikemukakan, buku ini nantinya juga akan disebar melalui platform digital. Dia berharap buku ujian SIM ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan setelah buku ini dicetak saya sebarkan juga ke platform-platform yang ada di media, baik media sosial,” ucap Yusri.
“Saya harapkan dengan tahu soalnya, berarti pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas itu semua sudah tertanam dalam mindset-nya karena calon-calon pengambil SIM,” tutupnya. (Far)
