“Ketika Ibu Megawati bicara tentang peran PDI Perjuangan pada Jokowi, maka kader bertepuk tangan, Jokowi senyum-senyum, tapi diluar sana ada ‘redaksi media’ yang menyatakan bahwa Ibu Megawati pamer kuasa di depan Jokowi, judul yang terlalu tendensius. Apakah ada pihak yang merasa terganggu dengan gelak tawa kader dan senyum Jokowi dalam hangatnya acara ulang tahun PDI Perjuangan?”.
“Menurut saya tulisan ‘redaksi media’ itu sangat tendensius dan subjektif bahkan manipulatif karena yang dinyatakan Ibu Megawati dalam pernyataannya adalah ‘…. padahal Pak Jokowi kalau enggak ada PDI Perjuangan duh kasihan deh’. Kalimat itu lalu di manipulasi menjadi judul berita ‘Megawati Pamer Kuasa Di depan Jokowi’, padahal jelas dalam kalimat itu Megawati tidak menyebut dirinya tapi PDI Perjuangan,” tutur Adian.
Ketika Ibu Megawati menyebut peran PDI Perjuangan dalam kemenangan Jokowi maka tak bisa dibantah bahwa Ibu Megawati ingin menyampaikan bahwa yang berperan dalam kemenangan Jokowi bukan hanya satu dua tokoh. Tapi dalam kemenangan itu ada juga keringat deras dari struktur PDI Perjuangan hingga tingkat anak ranting.
